Powered by Blogger.

BACA JUGA

Wisata Pantai di Bali yang Wajib Dikunjungi


Tidak diragukan lagi, sekarang ini Bali telah menjadi destinasi wisata paling populer di Indonesia. Menawarkan berbagai tempat wisata menarik, mulai dari wisata pantai, wisata pegunungan, wisata petualangan, wisata alam, hingga wisata budaya dan wisata belanja, Bali merupakan tempat wisata di Indonesia yang paling lengkap dan juga cocok untuk semua orang.


Dari sekian banyak tempat wisata di Bali, yang paling terkenal adalah tempat wisata pantainya. Apa saja tempat wisata pantai di Bali yang wajib dikunjungi? Simak pembahasannya berikut ini:

1. Pantai Kuta

Pantai Kuta 300x208 7 Tempat Wisata Pantai di Bali yang Wajib Dikunjungi
Pantai Kuta
Pantai Kuta merupakan ikon wisata Bali, tidak ada seorang pun yang datang ke Bali dan tidak mengetahui Pantai Kuta. Tempat wisata pantai yang berlokasi tidak jauh dari bandara ini mempunyai garis pantai yang panjang dan melengkung, sehingga Anda dapat berjalan-jalan sampai puas di pantai ini. Selain itu pantai berjulukan ‘pantai matahari terbenam’ ini juga menawarkan pengalaman bermain selancar yang cocok untuk pemula. Karena sangat ramai dengan pengunjung, Anda dapat dengan mudah menemukan tempat belanja, tempat makan, hotel, toko oleh-oleh, dan lain lain di sekitar Pantai Kuta.

2. Pantai Padang Padang

Pantai Padang Padang 300x199 7 Tempat Wisata Pantai di Bali yang Wajib Dikunjungi
Pantai Padang Padang
Pantai Padang Padang adalah pantai yang indah, namun tidak terlalu terkenal bagi warga Indonesia. Pantai yang tersembunyi di balik sebuah tebing ini berlokasi di kawasan Pecatu, tidak jauh dari Uluwatu. Untuk dapat mencapai pantai ini, Anda harus melewati sebuah goa yang jalannya harus bergantian karena lebarnya hanya cukup untuk 1 orang saja. Walau tidak sebesar dan sepanjang Pantai Kuta, Pantai Padang Padang menawarkan keindahan pantai yang sangat unik dan bersih sehingga termasuk dalam daftar tempat wisata pantai di Bali yang wajib dikunjungi.

3. Pantai Lovina

Pantai Lovina 300x181 7 Tempat Wisata Pantai di Bali yang Wajib Dikunjungi
Pantai Lovina
Sama dengan Pantai Padang Padang, Pantai Lovina juga tidak terlalu terkenal bagi warna negara Indonesia, namun pantai yang berlokasi di Bali utara ini menawarkan pengalaman yang sangat berbeda dengan pantai-pantai lain yang ada di Bali. Atraksi utama yang ditawarkan pantai berpasir hitam ini adalah lumba-lumba. Pada saat Anda sampai di Pantai Lovina, hal pertama yang akan Anda lihat adalah patung lumba-lumba raksasa yang merupakan ikon dari pantai ini.
Untuk dapat melihat lumba-lumba bermain dan meloncat-loncat di habitat aslinya, Anda harus datang ke pantai ini pada pagi hari, kalau bisa sebelum matahari terbit. Semakin pagi Anda datang, maka semakin besar kesempatan Anda untuk bermain bersama lumba-lumba karena pada siang hari lumba-lumba akan berenang menjauh dari pantai. Jumlah lumba-lumba yang dapat Anda lihat di Pantai Lovina tidak hanya 1-2 ekor saja, melainkan puluhan hingga ratusan lumba-lumba, sangat sayang sekali bila dilewatkan.
Untuk dapat menikmati pengalaman tiada duanya ini, Anda harus menaiki perahu nelayan yang berkapasitas sekitar 6 orang per perahu. Tidak perlu kuatir tenggelam karena perahu ini sudah didesain khusus untuk laut yang berombak, selain itu Anda juga akan mengenakan peralatan keselamatan yang memadai.

4. Pantai Jimbaran

Pantai Jimbaran 300x199 7 Tempat Wisata Pantai di Bali yang Wajib Dikunjungi
Pantai Jimbaran
Pantai Jimbaran tidak seramai Pantai Kuta pada siang hari, namun pada malam hari Pantai Jimbaran akan dipenuhi oleh pengunjung. Pantai Jimbaran adalah sebuah pantai yang menawarkan wisata kuliner di pinggir pantai, oleh karena itu jangan heran jikaada banyak restoran berderet di pinggir pantai ini. Menu andalan dari restoran-restoran ini tentu saja hidangan laut yang bahannya masih segar karena langsung didapatkan dari nelayan di sekitar pantai ini.
Selain makan di dalam ruangan restoran, Anda juga bisa makan di atas pasir pantai yang lembut karena terdapat banyak meja dan kursi berderet di sepanjang tempat wisata pantai ini. Pada saat malam tiba, beberapa restoran di sini akan menyajikan live music untuk melengkapi pengalaman makan malam Anda yang luar biasa.

5. Pantai Dreamland

Pantai Dreamland 300x199 7 Tempat Wisata Pantai di Bali yang Wajib Dikunjungi
Pantai Dreamland
Pantai Dreamland adalah sebuah tempat wisata pantai di Bali yang terletak di Bali selatan, tepatnya di daerah Pecatu. Pantai ini dikelilingi oleh deretan tebing tinggi dan berjarak hanya 30 menit perjalanan dari Pantai Kuta. Suasana dan kondisi Pantai Dreamland mirip dengan Pantai Kuta, namun dengan jumlah pengunjung yang lebih sedikit sehingga sangat cocok untuk Anda yang ingin mencari ketenangan.
Asal nama pantai ini cukup unik. Pantai Dreamland atau dalam bahasa Indonesia berarti ‘tanah impian’ diberi nama demikian karena dahulu penduduk setempat berharap proyek objek wisata dan perumahan di lokasi ini dapat memberikan mereka lahan pekerjaan yang lebih baik, namun sayangnya pada akhirnya proyek besar ini terhambat dan tidak terselesaikan.

6. Pantai Pandawa

Pantai Pandawa 300x168 7 Tempat Wisata Pantai di Bali yang Wajib Dikunjungi
Pantai Pandawa
Pantai Pandawa yang disebut sebagai pantai rahasia di Bali adalah sebuah tempat wisata pantai di Bali yang cocok untuk Anda yang kurang menyukai suasana ramai. Pantai yang berlokasi di balik sebuah tebing kapur ini mempunyai pemandangan matahari terbit yang layak untuk dinikmati. Pantai Pandawa berlokasi di Kecamatan Kutu Selatan, kurang lebih sekitar 18 KM dari bandara. Walau tidak jauh, namun tidak ada kendaraan umum yang melintas di sekitar lokasi sehingga Anda harus menggunakan kendaraan pribadi, taksi, atau menyewa kendaraan.

7. Pantai Sanur

Pantai Sanur 300x201 7 Tempat Wisata Pantai di Bali yang Wajib Dikunjungi
Pantai Sanur
Bila Pantai Kuta disebut-sebut sebagai ‘pantai matahari terbenam’, maka Pantai Sanur adalah ‘pantai matahari terbit’ yang tidak kalah menarik. Pantai yang berlokasi di sebelah timur kota Denpasar ini mempunyai karakteristik ombak yang tenang sehingga Anda tidak bisa bermain selancar di tempat wisata pantai ini. Ombak yang tenang juga menandakan bahwa perairan di sekitar Pantai Sanur sangatlah cocok untuk kegiatan snorkeling dan menyelam bagi pemula. Kegiatan yang sangat disukai di tempat wisata pantai di Bali ini adalah menikmati matahari terbit sambil berenang di laut yang tenang.

Pantai Ringgung, Pesawaran



Provinsi Lampung punya pantai yang jadi surganya para pemancing, salah satunya Pantai Ringgung namanya. Tak hanya panoramanya yang indah, di lepas pantai ini juga dihuni oleh ribuan macam ikan.

Provinsi Lampung sebenarnya memiliki segudang keindahan yang menawarkan pesona panorama alam. Selain gajah dan badak di TNWK, ternyata juga menyimpan banyak keindahan pantai. Pantai Ringgung misalnya yang berlokasi sekitar 20 km ke arah barat daya dari Kota Bandar Lampung.

Masuk dari Teluk Betung ke arah Jalan Raya Hanura-Padang Cermin dan kemudian ke jalan batu sejauh sekitar 500 meter akan mengantar traveler menuju tempat wisata ini. Ringgung terletak di Desa Sidodadi Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Pantai tersebut sering kali digunakan oleh wisatawan yang memiliki hobi memancing.

Pantai Ringgung memilik berbagai spesies ikan, seperti kakap, kerapu, krisis, mata belok, kuniran dan lain-lain, dapat dijumpai di lepas pantai ini. Pantai Ringgung yang terkenal karena banyak ikan ini, memberi peluang untuk para pemancing mendapatkan banyak hasil pancingan. Tak jauh dari bibir pantai, telihat pulau kecil. Pulau Tegal namanya. Pulau ini turut serta membubui keindahan Pantai Ringgung.

Tak hanya memancing, di Pantai Ringgung para pengunjung bisa mengunjungi keramba para nelayan. Jika tidak mendapatkan ikan dari hasil memancing, perahu yang disewa dapat merapat ke tempat tersebut untuk membeli ikan pada nelayan pemilik keramba. Selain keramba, ada juga rumah-rumah apung yang berada tak jauh dari bibir pantai. Rumah-rumah apung ini pun bisa disewa untuk bermalam. 

Ikan-ikan dan keindahan Pantai Ringgung bisa mengobati kepenatan rutinitas Anda. Tertarik untuk memancing sembari menikmati keindahan Pantai Ringgung? Ayo, datang ke Pantai Ringgung! (*)

Pantai Tanjung Setia, Lampung Barat


Terletak di sepanjang pantai barat Lampung yang terpencil dan di luar hutan lebat Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, terdapat sebuah surga mempesona yang tersembunyi di sisi laut. Tempat indah ini disebut Pantai Tanjung Setia.
Meskipun tidak begitu dikenal tetapi ombak di Pantai Tanjung Setia disebut-sebut sebagai salah satu ombak terbaik di dunia oleh peselancar dari seluruh dunia. Ombaknya sejajar dengan yang ada di Hawaii. Lokasi-lokasi menyelam di sini dinilai legendaris di kalangan penggila selam.
Berlokasi sejauh 273 km atau 6-7 jam berkendara dari ibukota provinsi Bandar Lampung, di Desa Tanjung Setia, Kabupaten Lampung Barat, Pantai Tanjung Setia tepat berada di jalur arus besar Samudera Hindia yang menjadikan pantai ini memiliki ombak yang konstan. Meskipun demikian, pantai ini sendiri belum cukup dikenal seperti Pantai Kuta Bali dan Lombok. Akan tetapi, ombaknya yang sempurna sangat cocok untuk kegiatan berselancar.
Ombak sempurna memanjakan peselancar di pantai ini yang biasanya berlangsung dari bulan Juni sampai Agustus. Ombak di pantai ini yang bisa mencapai hingga ketinggian 6 hingga 7 meter dengan panjang mencapai 200 meter. Kondisi tersebut menjadikan pantai ini sebagai taman bermain bagi para peselancar dari berbagai belahan dunia. Di sinilah peselancar menemukan habitatnya dengan penunggang papan selancar menjajal ombak penuh tantangan. Mereka  biasanya tinggal selama dua minggu, menunggu ombak besar dan sempurna menjemput ke lautan.
Tanjung Setia juga menawarkan lingkungan sekitar yang masih alami dan beberapa keindahan alam yang menakjubkan. Pasir putihnya halus dan terhampar di sepanjang pesisir pantai. Matahari terbenam yang sangat indah menawarkan atraksi menarik di samping gelombang menantang. Tepi Pantai Tanjung Setia juga dihiasi oleh rimbunnya pepohonan palem yang memberikan pemandangan indah dan suasana santai selagi menunggu ombak datang. 
Jauh dari garis pantai dan gelombang yang mengamuk, di lepas Pantai Tanjung Setia menunggu penghobi mancing untuk menemukan harta karun mereka. Di lepas pantai terdapat beberapa koleksi ikan seperti ikan blue marlin raksasa. Ikan ini secara lokal diberi nama Iwa Tuhuk. Ikan Blue Marlin raksasa di sini dapat mencapai berat antara 50 sampai 70 kilogram dan berukuran sampai 170 cm. Sensasi memancing melawan perlawanan ikan ini di kail pancing Anda merupakan pengalaman yang tidak akan terlupakan.
Mengingat keindahan yang masih belum tersentuh dan lokasi strategis yang terpencil, membuat pantai ini disebut sebagai mutiara tersembunyi yang paling sempurna. Perairan dan  gelombangnya yang memanjakan dan menantang dikombinasikan dengan suasananya yang sepi menjadikan pantai ini sebagai tujuan wisata yang sempurna baik untuk pencari kegiatan yang memompa adrenalin maupun pencari liburan.
Berselancar jelas daftar prioritas utama kunjungan ke pantai ini, berikut adalah beberapa tempat berselancar terbaik di pantai:
Ujung Bocur 
Sering salah disebut sebagai Karang Nyimbor, dan sering dibandingkan dengan  Uluwatu di Bali, Ujung Bocur memiliki ombak panjang. Pada waktu terbaiknya, ombak di pantai ini dapat mencapai panjang hingga 200 meter.
Way Jambu
Sering disebut peselancar sebagai ‘The Sumatran Pipeline’ atau ‘setan sejati’ oleh nelayan lokal, Way Jambu menawarkan pengalaman berselancar yang menakjubkan.
Krui Reefs
Kalau Anda melintas di jalur lintas barat Sumatera, cobalah mampir di pesisir Krui, Lampung Barat. Di sana Anda bisa melepas lelah sambil duduk-duduk di tepi pantai, di batu-batu karang nan romantis, atau di bawah rindang pohon nyiur, di tepi pantai berpasir putih yang berkilau dijilat ombak. Atau jika Anda pandai berselancar, Anda bisa mencobanya di surf Tanjung Setia, jangan mau kalah dengan peselancar mancanegara. Jika Anda punya banyak waktu, Anda bisa mencoba hiking atau jungle run ke hutan damar, sambil menikmati pesona sungai-sungainya yang dangkal berbatu dengan gemercik air yang jernih.
Jimmy
Jimmy adalah salah satu gelombang indah yang ada di kawasan pantai ini. Ombaknya yang indah dan hamparan pasir putih di sepanjang pesisir pantainya menjadikan tempat ini layak untuk dikunjungi.

Pantai Mutun Tujuan Wisata Favorit


Pantai Mutun, merupakan salah satu pantai di Provinsi Lampung yang mudah dicapai. Letaknya berada di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, tidak jauh dari Teluk Betung, Bandar Lampung, yang merupakan kota yang berkembang di provinsi ini serta memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Jika Anda singgah ke Bandar Lampung, Anda dapat menikmati berbagai permainan dan keindahan pantai di Pantai Mutun.
Untuk mengunjungi pantai ini, Anda harus menempuh jarak sekitar 25 km dari Bandar Lampung. Di samping kiri kanan menuju Pantai Mutun, pepohonan yang hijau menjadi penghias dari jalanan yang terbilang cukup baik. Sebuah petunjuk di jalan utama akan menjadi penanda jika Anda harus berbelok untuk mencapai pantai ini. Dari jalan raya, kini jalan tanah dengan bebatuan harus dilewati untuk mencapai Pantai ini. Jarak yang harus ditempuh tidak terlalu jauh, hanya sekitar 1 km.
Setelah membayar tiket masuk, kini Anda dapat menikmati suasana pantai yang ramai. Naik perahu, kano, banana boat atau berenang adalah aktivitas asyik yang biasa dilakukan di pantai, termasuk di pantai ini. Aktivitas memancing bersama keluarga atau untuk menyalurkan hobi juga dapat dilakukan di tempat ini. Peralatan memancing atau perahu dapat disewa untuk melakukan aktivitas ini.Yang menarik dari Pantai Mutun adalah pasir pantai yang putih, berbeda dengan pantai yang ada di sebagian pulau Jawa. Jadi jika Anda ingin menikmati pantai dengan pasirnya yang putih, Pantai Mutun dapat menjadi salah satu pilihan, mengingat lokasinya yang tidak terlalu jauh untuk pengunjung yang berasal dari Jakarta atau daerah Jawa Barat yaitu di Lampung.
Air laut tergolong bersih dan jernih menarik banyak mengunjung untuk bermain lebih jauh dari pantai. Ombak laut di Pantai Mutun cukup tenang sehingga cukup aman untuk pengunjung yang ingin menceburkan diri di laut Jika Anda hanya ingin bersantai-santai, ada gubuk-gubuk yang untuk berteduh yang biasa digunakan pengunjung untuk duduk-duduk atau tidur-tiduran ditiup angin pantai yang sepoi-sepoi. Anda juga dapat merasakan ketenangan karena air laut yang biru dan jernih serta hamparan pasir putih ditambah hijaunya pulau yang ada di seberang pantai ini membentuk pemandangan alam yang indah yang layak dikunjungi.
Tidak jauh dari pantai ini terdapat pulau yang terlihat hijau dan terasa asri untuk dikunjungi. Untuk mendatangi pulau ini, Anda dapat naik perahu dengan membayar biaya per orang. Tidak dibutuhkan waktu terlalu lama untuk berkunjung ke pulau yang dikenal dengan Pulau Tangkil. Anda dapat beristirahat dengan lebih nyaman karena suasana yang rimbun dan cukup hening di pulau ini. Air laut juga lebih bersih sehingga cocok untuk berenang, bahkan Anda dapat melihat ikan-ikan yang berenang di dekat pantai.
Setelah lelah melakukan aktivitas di pantai, Anda dapat mencicip makanan dari tempat makan yang ada di pantai ini. Di sekitar ini juga tersedia penginapan dengan harga yang tidak mahal. Pantai Mutun, dengan pasir putih dan kejernihan air laut akan membuat para wisatawan tidak akan melupakan pantai ini. (*)

Wisata Danau Kembar di Bengkulu


wisata danau kembar sumatra

Bintuhan, ibukota Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu bukan saja menyajikan wisata pantai yang menarik tetapi juga punya seabreg obyek wisata lainnya, diantaranya Danau Kembar Bengkulu sebagai salah satu andalan untuk menggaet wisatawan.

Danau Kembar terletak di wilayah Desa Wayhawang dan Sukamenanti, Kecamatan Maje, Bintuhan. Lokasinya masih sangat alami. Pihak Pemda setempat masih sedang mengupayakan membangun sarana dan prasarana yang memadai untuk memudahkan wisatawan berkunjung ke Danau Kembar.

Danau Kembar berjarak 100 meter dari jalan dan terletak di tepi pantai. Otomatis, mudah sekali menjangkau Danau Kembar sembari liburan ke pantainya walau hanya dengan berjalan kaki.


Legenda di Balik Danau Kembar
Dibalik keunikan Danau Kembar, terselip cerita melegenda di kalangan masyarakat setempat mengenai asal muasal Danau Kembar. Danau Kembar terbentuk dari aliran sungai Nasal yang saat ini berada di Kecamatan Nasal.


Sungai Nasal diketahui sebagai sungai yang ganas alirannya. Warga setempat menyebutnya dengan sungai laki-laki. Pada zaman dulu beberapa sungai kecil yang ada di sekitar Nasal dan Maje semuanya ingin digabungkan atau ingin dikawini Sungai Nasal. 
Sungai Nasal ingin menyatukan diri dengan Sungai Numan yang juga berada di Desa Suka Menanti, Kecamatan Maje yang disebut juga sebagai sungai wanita.

Lantaran ingin menyatukan diri dengan Sungai Numan itu, air Sungai Masal yang besar saat itu mengalir menuju Sungai Numan. Namun entah mengapa hal itu tidak kesampaian padahal jarak antara Danau Kembar dan Sungai Numan hanya beberapa ratus meter saja. Penyatuan Sungai Nasal dan Sungai Numan tak kesampaian yang pada akhirnya terbentuklah Danau Kembar yang sekarang ini kita lihat dan menjadi objek wisatamenarik di kecamatan Maje, Bengkulu.


Keistimewaan Danau Kembar adalah airnya tak pernah kering meski kemarau panjang melanda. Dulunya, Danau Kembar diberi nama Paluh Besar dan Paluh Kecil. Karena danau tersebut ada yang besar dan ada yang kecil dan jaraknya berdekatan. Danau Kembar hingga kini masih dimanfaatkan warga untuk mencari ikan. Hanya saja obyek wisata menarik ini belum dikelola secara maksimal oleh pemerintah daerah.

Lima Danau Terbesar di Indonesia



Indonesia merupakan Negara dengan luas wilayah yang besar. Ia merupakan Negara kepulauan berbentuk republik. Dengan luas wilayah yang luas, hampir semua hal bisa ditemukan di sini termasuk di dalamnya danau. Apa itu danau? Danau merupakan cekungan berukuran besar yang ada di permukaan bumi dan berisi air tawar atau asin. Di Indonesia, ada berbagai macam danau. Mulai yang kecil hingga besar. Jika dicermati, sebagian besar danau di Indonesia berada di Pulau Sumatera. Nah, pada artikel ini kami akan menyajikan 5 danau terbesar yang ada di wilayah nusantara. Penyortiran dilakukan berdasarkan luas danau dan bukan bagaimana danau tersebut terbentuk. Adapun danau-danau yang dimaksud sebagai berikut: 
  • Danau Toba di Sumatera Utara (Luas: 107.216 Ha). Danau ini begitu tersohor bahkan hingga ke mancanegara. Ia merupakan danau vulkanik terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Uniknya, tepat pada bagian tengan danau toba ini terdapat pula vulkanik yang dikenal dengan nama Pulau Samosir. Sejak dahulu, danau toba sudah dikenal sebagai salah satu destinasi wisata paling penting di Sumatera Utara. Di danau toba ini ada banyak jenis rekreasi yang bisa pengunjung coba.
  • Danau Towuti di Sulawesi Tengah (Luas: 59.840 Ha). Danau yang satu ini secara administrative berada di wilayah Kecamatan Towuti, Luwu Timur Sulawesi Selatan. Danau ini masuk ke dalam titik Taman Wisata Danau Tuwoti yang dikelola lembaga bernama BKSDA atau Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan. Lembaga ini menjalankan fungsinya di bawah Kementrian Kehutanan Republik Indonesia.
  • Danau Sentani di Papua (Luas : 34.375 Ha). Danau yang satu ini merupakan yang terbesar di Papua. Ia juga sekaligus menjadi kawasan wisata terpopuler di sana. Danau sentani ini setiap tahunnya menjadi lokasi pelaksanaan berbagai festival yang terkenal di Papua.
  • Danau Poso di Sulawesi Tengah (Luas : 34.280 Ha). Danau di Indonesia terbesar selanjutnya terletak di Provinsi Sulawesi Tengah. Ia berada di ketinggian 657 meter di atas permukaan laut. Danau ini memang belum banyak dikelola oleh Pemerintah Daerah. Tapi, keelokannya tetap memukau siapa saja yang pernah mengunjunginya.
  • Danau Matana di Sulawesi Selatan (Luas : 16.640 Ha). Danau yang satu ini berada di Sorako Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan. Danau ini memiliki kedalaman hingga 590 meter.
Danau di Indonesia lainnya sebenarnya masih banyak. Ada pula Danau Ranau yang berada di Lampung dan juga Komering Ulu Selatan. Ia dikategorikan sebagai danau terbesar kedua jika dilihat dari volume air yang bisa ditampungnya. Danau ini memiliki panjang hampir 16 Km dengan lebar 8 Km. Kedalaman yang dicapai danau hingga 229 meter dan bobot air yang bisa ditampung sebanyak 21.95 km kubik. Selain Ranau, Danau penting lainnya yang wajib disebutkan adalah Danau Tempe di Sulawesi, Danau Singkarak dan Maninjau di Sumatera serta masih banyak lagi lainnya.

Danau-danau Terbesar di Indonesia

Terdiri atas lebih dari 18.000 pulau, Indonesia memiliki bentang alam yang kaya. Pegunungan tinggi, hutan hijau, savana, hutan bakau, serta danau-danau yang luas dapat ditemukan di negeri ini. Kali ini, kita akan membahas bentang alam yang terakhir yaitu danau. Kebetulan, Indonesia punya puluhan danau yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara. Beberapa danau amat populer karena telah dikembangkan sebagai tempat wisata, sementara sebagian besar danau lainnya masih terabaikan dan hanya berfungsi sebagai sarana penampungan air hujan. Berikut adalah danau-danau terbesar di Indonesia.
1. Danau Toba, Sumatera Utara
Siapa tak kenal Danau Toba? Danau yang terletak di provinsi Sumatera Utara ini bisa dikatakan sebagai danau terpopuler di Indonesia. Danau Toba menempati cekungan bekas letusan Gunung Toba, gunung api terbesar di dunia. Di tengah-tengah danau seluas 1.130 km persegi ini, terdapat sebuah pulau kecil yang dikenal dengan nama Samosir.
Keindahan Danau Toba yang luas membentang dan berair biru tenang telah terkenal seantero Indonesia bahkan dunia. Namun, indahnya panorama danau bukanlah satu-satunya daya tarik yang dimiliki oleh Danau Toba. Danau terluas di Indonesia ini ternyata juga menyimpan legenda menarik mengenai asal-usul terbentuknya danau dan pulau kecil di tengahnya.
Jika ingin berkunjung ke Danau Toba, kamu bisa menginap di hotel yang terletak tepat di tepi danau.
Danau Toba

Danau Toba
2. Danau Towuti, Sulawesi Selatan
Danau Towuti merupakan danau indah yang dikelilingi bukit dan pegunungan. Dengan luas permukaan mencapai 561,1 km persegi, Danau Towuti tercatat sebagai danau terbesar di Sulawesi dan terbesar ke-2 di Indonesia. Kelebihan Danau Towuti terletak pada pemandangan alamnya yang indah, khususnya pada waktu matahari terbit. Danau ini juga menjadi habitat bagi sejumlah besar ikan endemik, udang, kepiting, juga siput.
Sama seperti Danau Toba, terdapat sebuah pulau kecil di tengah-tengah Danau Towuti. Pulau bernama Loeha tersebut menjadi rumah bagi berbagai jenis flora dan fauna endemik. Kini, Danau Towuti dikelola sebagai Taman Wisata Alam Danau Towuti oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan.
Danau Towuti di Masa Lampau

Danau Towuti di Masa Lampau
3. Danau Poso, Sulawesi Tengah
Masih di wilayah Sulawesi, terdapat Danau Poso yang memiliki panjang 32 km dan lebar sekitar 16 km. Secara keseluruhan, luas permukaan Danau Poso mencapai 323,2 km persegi. Danau di wilayah Sulawesi Tengah ini bukan hanya luas, tetapi juga amat dalam. Dengan kedalaman maksimal 450 m, Danau Poso tercatat sebagai danau terdalam ke-3 di Indonesia.
Danau Poso menjadi habitat bagi 11 spesies ikan endemik. Sayangnya, ikan-ikan tersebut terancam punah akibat bertambahnya populasi penduduk di sekitar danau dan dibangunnya mega proyek PLTA Sulewana. Hutan di sekeliling Danau Poso kerap menampakkan spesies-spesies langka seperti anoa dan babirusa.


Penampakan Danau Poso di Google Maps

4. Danau Sentarum, Kalimantan Barat
Kalimantan bukan cuma dipenuhi oleh sungai-sungai besar dan panjang. Pulau ini juga memiliki danau-danau unik yang membentang luas pada musim hujan namun mengering di musim kemarau. Danau Sentarum merupakan salah satu danau hujan terbesar di Kalimantan. Pada musim penghujan, luas danau ini bisa mencapai 273 km persegi.
Kekayaan flora dan fauna yang berhabitat di Danau Sentarum dan sekitarnya membuat kawasan ini dikelola sebagai Taman Nasional. Ada sekitar 240 jenis ikan, 237 burung, dan 143 mamalia yang bertempat tinggal di Taman Nasional Danau Sentarum. Di taman nasional ini, kamu bisa menemukan beberapa fauna langka asli Indonesia seperti bekantan, orang utan, dan buaya senyulung.
Danau Sentarum

Danau Sentarum

5. Danau Matano, Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Selatan ternyata kaya akan danau-danau besar dan luas. Tercatat, ada 3 atau lebih danau di Sulawesi Selatan yang luasnya lebih dari 100 km persegi. Danau Matano merupakan salah satu danau terbesar di provinsi ini. Luas Danau Matano adalah sekitar 164,5 km persegi dan bisa lebih luas lagi di musim penghujan. Tak cuma tercatat sebagai salah satu danau terbesar, Danau Matano juga dikenal sebagai danau terdalam di Indonesia. Kedalaman maksimal Danau Matano mencapai 600 meter, terdalam di Asia Tenggara dan terdalam ke-8 di dunia menurut WWF.
Danau Matano

Danau Matano

6. Danau Tempe, Sulawesi Selatan
Masih di Sulawesi Selatan, ada danau besar lainnya yang dikenal dengan nama Danau Tempe. Dikenal sebagai danau hujan (dataran hujan), luas dan kedalaman Danau Tempe amat tergantung pada curah hujan. Di musim kemarau, kedalaman danau ini hanya sekitar 1 m dengan luas permukaan sekitar 100 km persegi. Sementara di musim penghujan, Danau Tempe bisa menutupi wilayah seluas 150 – 200 km persegi dengan kedalaman mencapai 3 m.
Meski tak dalam, Danau Tempe memiliki populasi ikan air tawar yang kaya. Malah, Danau Tempe diklaim sebagai penghasil ikan air tawar terbesar di dunia. Ratusan nelayan yang tinggal di rumah-rumah apung sekitar danau menggantungkan hidupnya dari hasil tangkapan ikan di Danau Tempe.
Danau Tempe

Danau Tempe

7. Danau Jempang, Kalimantan Timur
Danau Jempang merupakan danau terbesar di antara 76 danau yang ada di daerah aliran Sungai Mahakam provinsi Kalimantan Timur. Luas permukaan Danau Jempang mencapai 150 km persegi dengan kedalaman antara 7 hingga 8 meter. Saking luasnya, ujung Danau Jempang tak dapat terlihat dari ujung yang satunya. Keindahan panorama dan kekayaan flora dan fauna di Danau Jempang menjadikan danau ini sebagai salah satu objek wisata kebanggaan Kalimantan Timur.
Danau Jempang

Penampakan Danau Jempang di Peta

8. Danau Paniai, Papua
Danau Paniai bisa diargumentasikan sebagai danau terluas di Papua. Luas permukaan Danau Paniai mencapai 145 km persegi, lebih luas dibanding 2 danau populer lainnya di Papua yaitu Rombebai dan Sentani. Tak cuma luas, Danau Paniai juga terkenal indah, alami dan sangat terawat. Hal tersebut diakui oleh para utusan dari 157 negara pada Konferensi Danau Se-Dunia tahun 2007 di India. Danau Paniai tampil cantik berkat kehadiran pasir dan bebatuan di tepian. Tak cuma itu, danau berair jernih ini juga dikelilingi oleh tebing-tebing hijau yang membentuk latar belakang menakjubkan.
Danau Paniai

Danau Paniai

9. Danau Rombebai, Papua
Jauh di sebelah utara Danau Paniai, terdapat Danau Rombebai yang hampir sama besar. Danau Rombebai terletak tepat di tepi Sungai Memberamo dan berjarak hanya sekitar 20 km dari Samudera Pasifik. Meski letaknya tak terlalu jauh dari lautan lepas, jarang ada ikan air laut yang menyasar ke Danau Rombebai. Pasalnya, aliran Sungai Memberamo cukup deras sehingga ikan laut sebesar hiu sekalipun sulit melawan arus menuju danau. Danau Rombebai yang membentang seluas lebih dari 137 hektar menyimpan cadangan gas alam yang cukup melimpah.
Danau Rombebai

Danau Rombebai

10. Danau Semayang, Kalimantan Timur
Di wilayah Kalimantan Timur, ada 3 danau besar yang terletak di daerah aliran Sungai Mahakam. Dua dari tiga danau tersebut adalah Danau Jempang dan Danau Semayang yang juga tercatat sebagai danau-danau terluas di Indonesia. Danau Semayang yang membanjiri lahan seluas 130 km persegi juga dianggap sebagai salah satu areal lahan basah terbesar di Pulau Kalimantan. Keberadaan Danau Semayang amat penting bagi penduduk sekitar. Selain sebagai sumber air, Danau Semayang berperan penting dalam hal ekonomi dan ekologi di wilayah Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara. Danau Semayang juga menjadi habitat dari mamalia air tawar imut yang terancam punah yaitu Pesut Mahakam.
11. Danau Ranau, Lampung
Memiliki luas permukaan sebesar 125,9 km persegi, Danau Ranau dinyatakan sebagai danau terbesar ke-2 di Sumatera. Danau yang terletak di perbatasan provinsi Lampung dan Sumatera Selatan ini berada di daerah perbukitan yang berlembah. Tak heran jika cuaca di sekitar danau terasa sejuk dan menyegarkan. Di bagian tengah danau, terdapat Pulau Marisa yang menjadi lokasi dari sumber air panas, air terjun, dan penginapan. Kini, Danau Ranau beserta Pulau Marisa telah berkembang menjadi salah satu kawasan wisata terpopuler di wilayah Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan.
Danau Ranau

Danau Ranau
12. Danau Singkarak, Sumatera Barat
Danau Singkarak bisa dibilang sebagai satu dari dua danau terpopuler di Sumatera Barat. Danau yang membentang seluas 107,8 km persegi ini diakui sebagai danau terluas ke-3 di Pulau Sumatera. Gunung berapi yang menjulang tinggi di belakang danau menyempurnakan keindahan panorama di Danau Singkarak. Meski luas, ternyata Danau Singkarak hanya memiliki spesies ikan dalam jumlah terbatas. Hanya terdapat sekitar 19 spesies ikan air tawar di Danau Singkarak dan sekitarnya. Namun, beberapa spesies ikan seperti bilih, asang, dan rinuak memiliki populasi kepadatan yang tinggi di danau tersebut.
Danau Singkarak
Danau Singkarak
13. Danau Maninjau, Sumatera Barat
Masih di provinsi Sumatera Barat, ada Danau Maninjau yang terkenal dengan luas wilayah dan keindahan panoramanya. Danau Maninjau merupakan danau vulkanik yang terletak di ketinggian lebih dari 400 meter di atas permukaan laut. Oleh sebab itu, udara di sekitar danau terasa sejuk dan nyaman. Terlebih, di sekeliling Danau Maninjau terdapat pepohonan dan tanaman hijau yang indah sekaligus menyegarkan. Dengan luas permukaan sekitar 99,5 km persegi, Danau Maninjau merupakan danau terluas ke-2 di Sumatera Barat dan ke-4 di Pulau Sumatera. Danau indah ini berkaitan erat dengan legenda Minang berjudul kisah Bujang Sembilan.
Danau Maninjau

Danau Maninjau

14. Danau Sentani, Papua
Tak jauh dari kota Jayapura, Papua, terdapat danau indah berhiaskan pulau-pulau kecil yang berjumlah puluhan. Danau yang dimaksud adalah Danau Sentani yang memiliki luas permukaan sekitar 93,6 km persegi. Keindahan Danau Sentani membuatnya banyak diminati oleh wisatawan. Karena itulah wilayah danau dan sekitarnya kemudian dimanfaatkan sebagai objek wisata.
Danau Sentani menjadi rumah dari 30 spesies ikan air tawar yang beberapa di antaranya merupakan spesies endemik. Salah satu ikan endemik unik di Danau Sentani adalah hiu gergaji (Pristis microdon), sejenis hiu yang bagian mulutnya menyerupai gergaji. Setiap bulan Juli, Danau Sentani menjadi tuan rumah dari Festival Danau Sentani yang bertujuan menarik wisatawan.
Danau Sentani
Danau Sentani

Tertarik mengunjungi danau di Indonesia? Segera susun rencana jalan-jalan anda!

 
Copyright © 2014 Samoyoza