Rintangan terbesar untuk sukses bagi kebanyakan orang kelihatannya adalah penundaan. Oleh karenanya, komponen terpenting dari manajemen waktu (time management) pun adalah menghindari penundaan.
Menghindari penundaan juga sangat krusial jika kita ingin merealisasikan
impian-impian kita. Ini membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh, sebab
kita terlibat langsung didalamnya dan harus diakui hal ini memang cukup
sulit untuk diatasi. Kita harus menjaga pikiran tetap fokus pada
mimpi-mimpi kita dan memelihara hasrat kita dalam mencapai mimpi-mimpi
tersebut, sehingga godaan-godaan yang kita temui tidak meruntuhkan
keinginan kita untuk sukses.
Ada banyak alasan mengapa kita menunda dan semua dari kita pernah melakukannya.
Pertama; Takut salah atau gagal
Wah sepertinya bosan ya berbicara tentang takut gagal. Namun tidak
apa-apa ya saya ulas kembali supaya lebih menempel di pikiran para
pembaca sekalian. :)
Banyak dari antara kita tidak berani memulai atau berhenti melakukan
sesuatu karena kita takut jika harus terjatuh. Kita juga sering
mempunyai ketakutan lain jika kita tetap mengambil tindakan dan akhirnya
jatuh, kita takut dianggap gagal oleh orang lain. Dicap sebagai orang
gagal bagi kebanyakan orang adalah suatu hal yang sangat memalukan.
Padahal sebetulnya anggapan itu mungkin hanya sebuah prasangka saja, dan
kalaupun betul untuk apa kita memikirkan anggapan tersebut; apa
untungnya bagi kita? Apakah kita hidup dari anggapan orang lain?
Namun jika kita hanya berbicara tentang harapan dan impian saja, tanpa
ada usaha yang kuat untuk merealisasikannya, impian kita hanyalah
sebatas impian, tidak akan menjadi sebuah realita.
Meskipun sebuah tujuan tidak tercapai, tindakan mencoba sendiri adalah
sebuah penghargaan. Pembelajaran terbesar didapat dari
pengalaman-pengalaman, yang tentu saja lewat tindakan-tindakan. Banyak
orang mengakui seseorang dari usaha-usaha yang ia lakukan dibanding
dengan hasilnya. Tindakan mencoba adalah tindakan yang penuh keberanian,
sebaliknya tindakan menunda adalah sebuah tindakan yang pengecut.
Jangan terjebak oleh kata takut sebagai alasan untuk menunda sesuatu.
Kedua; Merasa Kewalahan
Seringkali kita melihat pada sebuah tujuan kemudian merasakan bahwa ada
banyak sekali hal yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut,
dan akhirnya kita merasa kewalahan sendiri. Perasaan kewalahan tersebut
akhirnya melumpuhkan kita, mencegah kita dari usaha mengambil langkah
pertama.
Untuk setiap tujuan yang anda miliki dalam hidup, pecahlah tujuan
tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Tentukan tindakan apa
saja yang diperlukan untuk masing-masing bagian tersebut agar dapat
berhasil. Jika melihat pada ’lukisan besar’ membuat kepala anda penat,
lihatlah pada langkah-langkah kecil selama perjalanan. Selesaikan bagian
kecil tersebut satu per satu, tanpa perlu khawatir dengan bagian kecil
berikutnya. Rayakan setiap keberhasilan-keberhasilan kecil, dan tanpa
ada sadari kelak anda mencapai tujuan besar anda.
Ketiga; Sifat Alami Manusia
Kita secara alami cenderung menghindari kegagalan karena menyebabkan
kita sakit atau menderita dan condong melakukan hal-hal yang dapat
membuat kita senang. Agar kita terhindar dari penundaan, komitlah pada
diri anda sendiri untuk melakukan tugas-tugas yang tidak menyenangkan
terlebih dahulu. Miliki sikap ’saya bisa’, dan sadari bahwa semakin
cepat anda memulai serta semakin keras anda bekerja, maka semakin cepat
pula tugas tersebut akan berakhir.
Keempat; Sudut pandang
Jika kita melihat suatu tugas sebagai sebuah hal yang sulit, maka akan
sulitlah tugas tersebut. Daripada kita pasrah, lebih baik melihatnya
sebagai sebuah peluang untuk diatasi. Misalkan jika anda diminta untuk
menyelesaikan sebuah penelitian, lihatlah hal tersebut sebagai sebuah
kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan baru dan peningkatan mental
anda. Menyelami proyek tersebut dengan penuh antusias, merasakan bahwa
setiap proses yang anda lalui akan meningkatkan kemampuan anda, anda
dapat merubah tugas menjadi sebuah kesenangan.
Sebuah ironi tentang penundaan : Banyak
dari kita mengeluh bahwa kita tidak memiliki banyak waktu, sementara
kita menghabiskan waktu untuk duduk-duduk tanpa mengerjakan apa-apa,
mengkhawatirkan pekerjaan/tugas yang sedang menunggu kita.
Kita tidak mengetahui kemana takdir akan membawa kita esok hari, jadi
kita lakukan yang terbaik yang bisa kita lakukan hari ini. Jangan
biarkan penundaan menguburkan harapan dan impian anda.

Post a Comment